 |
| Lihat Istri Dan Selingkuhan Bugil Bersama, Bacok-Bacokan Pun Terjadi |
Sebuah rumah kos di Jalan Cokroaminoto Gang Kelapa Muda, Banjar Pemangkalan, Ubung Kaja, Denpasar menjadi perhatian warga sekitar lantaran adanya kejadian tragis yang akhirnya melibatkan polisi. Kasus ini bermula dari dari perselingkuhan menjadi kasus bacok-bacokkan.
Pernikahan Ahmad (34 tahun) dan istrinya, Putri Aprilina (31 tahun) yang sudah berjalan 3 tahun tidak dapat di pertahankan lagi. Semua karena cek cok yang sering terjadi dalam rumah tangga mereka.
Pertengkaran besar terakhir hanya karena hal sepele yaitu soal ganti popok anak mereka. Mereka telah di karunia seorang anak laki-laki berusia 3 tahun. Karena masalah ganti popok anak inilah, keduanya adu mulurt dan pisah ranjang.
Sudah 3 minggu mereka pisah ranjang. Putri pun tinggal serumah dengan selingkuhannya yang bernama Toli (36 tahun). Sedangkan Ahmadi sendiri menumpang di sebuah gudang mebel.
Pada hari Selasa, 25 September 2016, Ahmadi memergoki istrinya tidur bersama Toli. Keduanya dalam keadaan
bugil. Parahnya ada putra mereka pula di samping mereka. Melihat pemandangan ini, Ahmadi naik pitam. Dirinya mencari pisau, kemudian membacok Toli. Putri yang melihat hal ini berusaha menghentikan aksi suaminya. Namun akhirnya putri pun ikut mendapatkan luka bacokan.
Setelah membacok, Ahmadi memeluk putranya. Para tetangga yang mendengar teriakan di keheningan malam pun berdatangan. Ahmadi kemudian menyerahkan pisau yang di gunakannya untuk membacok kepada ketua RT. Ahmadi tidak berusaha melarikan, dirinya bahkan mengatakan akan bertanggung jawab dan bersedia untuk menerima sanksi.
Menurut Ahmadi, dirinya sudah menaruh curiga sejak memergoki isi SMS yang masuk ke ponsel istrinya. Isi SMS itu berisi kalimat “
Ma saya mau tapi jangan di sana”. Saat di tanya, Putri mengatakan itu merupakan SMS nyasar, namun Ahmadi tidak percaya atas semua yang di katakan Putri. Ternyata selama pisah ranjang, kebutuhan seks Putri di penuhi oleh Toli.